1. Nabi Muhammad SAW
Muhammad bin Abdullah adalah Nabi dan pembawa agama Islam, dan umat Muslim menyakini sebagai nabi Allah (Rasul) yang terakhir.Diperkirakan Muhammad lahir sekitar 20 April 570/ 571, di Mekkah (“Makkah”) sedangkan tanggal wafat pada 8 Juni 632 di kota Madinah. kota - kota tersebut terletak di daerah
Hejaz (Arab Saudi saat ini). Muhammad dilahirkan diantara
masyarakat yang senang dengan kekerasan dan pertempuran dan
menjelang usianya yang ke-40, ia dikabarkan sering menyendiri ke Gua Hira’ sebuah
gua di bukit sekitar 6 km sebelah timur kota Mekkah, yang setelahnyadikenal sebagai Jabal An Nur.
Beliau selama 23 tahun selalu mendapat wahyu secara berangsur - angsur. Wahyu itu beliau dapat secara ber urutan dan disusun menjadi satu dalam kitamb yang bernama Al Mushaf yang juga kita kenal sebagai Al- Quran (bacaan). Banyak ayat-ayatnya yang memiliki arti yang jelas, sedangkan selebihnya diterjemahkan Seta dihubungkan dengan ayat-ayat yang lain. Sebagian ayat-ayat ada juga yang diterjemahkan oleh Muhammad sendiri dalam percakapannya dengan orang lain, tindakan dan persetujuannya, yang kita kenal dengan nama As-Sunnah. Al-Quran dan As-Sunnah disatukan bersama adalah panduan dan cara hidup untuk“mereka yang menyerahkan diri kepada Allah”, yaitu penganut agama Islam.
Beliau selama 23 tahun selalu mendapat wahyu secara berangsur - angsur. Wahyu itu beliau dapat secara ber urutan dan disusun menjadi satu dalam kitamb yang bernama Al Mushaf yang juga kita kenal sebagai Al- Quran (bacaan). Banyak ayat-ayatnya yang memiliki arti yang jelas, sedangkan selebihnya diterjemahkan Seta dihubungkan dengan ayat-ayat yang lain. Sebagian ayat-ayat ada juga yang diterjemahkan oleh Muhammad sendiri dalam percakapannya dengan orang lain, tindakan dan persetujuannya, yang kita kenal dengan nama As-Sunnah. Al-Quran dan As-Sunnah disatukan bersama adalah panduan dan cara hidup untuk“mereka yang menyerahkan diri kepada Allah”, yaitu penganut agama Islam.
Muhammad merupakan satu-satunya orang yang sukses menempuh keberhasilan
luar biasa baik dalam hal agama begitu juga hal duniawi. Dia memimpin bangsa
yang sebelumnya terbelakang dan terpecah - pecah, menjadi bangsa maju yang
bahkan mampu menaklukkan pasukan Romawi di saat pertempuran.
2. Isaac Newton
Sir Isaac Newton FRS (lahir tanggal 4 Januari 1643 di Woolsthorpe-by-Colsterworth,
Lincolnshire, dan meninggal 31 Maret 1727 pada umur 84
tahun ) merupakan seorang fisikawan, ahli astronomi, matematikawan,filsuf
alam, alkimiwan, dan teolog yang sering kita dengar namanya berasal dari Inggris. Dia adalah penganut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh
sepanjang sejarah, bahkan dia dikatakan sebagai ayah ilmu fisika klasik.
Karyanya adalah buku Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica yang
diterbitkan pada tahun 1687 dianggap ilmuwan sebagai buku yang paling berpengaruh
sepanjang sejarah sains.
Buku ini menjadi patokan dasar - dasar mekanika
klasik. Pada bukunya ini, Newton menerangkan hukum gravitasi serta tiga
hukum gerak yang mendominasi pandangan sains tentang alam semesta
selama tiga abad. Newton sukses menunjukkan bahwa gerak benda di Bumi
dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum
alam yang sama. Ia membuktikannya dengan menunjukkan konsistensi antara
hukum gerak planet Kepler dengan teori gravitasinya. Karyanya ini
akhirnya menyirnakan keraguan para ilmuwan akan heliosentrisme dan
memajukan revolusi ilmiah.
3. Nabi Isa AS
Isa merupakan nabi penting di agama Islam dan salah satu dari Ulul Azmi. Dalam Al-Qur’an, ia dinamai Isa bin Maryam atau Isa al-Masih.
Ia diangkat sebagai nabi pada tahun 29 M dan ditugaskan berdakwah pada Bani Israil di Palestina. Namanya disebutkan sebanyak 25 kali pada Al-Quran. Cerita tentang Isa lalu berlanjut dengan
pengangkatannya sebagai utusan Allah, penolakan oleh Bani Israil dan akhirnya diakhiri dengan pengangkatan dirinya ke surga.
Sesuai teks-teks Islam, Isa diutus kepada Bani Israil, berguna untuk mengajarkan soal ke-esaan Tuhan dan menyelamatkan mereka akibat dari kesesatan melalui agama Nasrani. Muslim percaya Isa telah dinubuatkan
dalam Taurat, membenarkan ajaran-ajaran nabi sebelumnya. Isa digambarkan
juga dalam ajaran Islam, dia mempunyai mukjizat sebagai bukti kenabiannya,
seperti berbicara sewaktu masih bayi dalam peraduan, menyembuhkan orang tuna netra, memberikan
nyawa/kehidupan pada burung yang terbuat dari tanah liat, menyembuhkan
orang yang terkena lepra, membangkitkan
orang mati dan meminta makanan dari surga atas permintaan
murid-muridnya. Beberapa kisah mengatakan bahwa Yahya bin Zakariyya
pernah bertemu dengan Isa di sungai Yordan, ketikaYahya pergi ke
Palestina.
4. Sidartha Gautamma (Buddha)
Gautama Buddha mempunyai nama saat lahir Siddhartha Gautama (Sanskerta:
Siddhattha Gotama; Pali: “keturunan Gotama yang tujuannya tercapai”),
dia kemudian jadi sang Buddha (secara harfiah: orang yang telah
mencapai Penerangan Sempurna). Dia juga dikenal sebagai Shakyamuni
(‘orang bijak dari kaum Sakya’) dan sebagai sang Tathagata. Siddhartha
Gautama adalah guru spiritual dari wilayah timur laut India yang juga
merupakan pendiri Agama Buddha..
Ia secara mendasar dianggap
oleh pemeluk Agama Buddha sebagai Buddha Agung (Sammāsambuddha) di masa
sekarang. Waktu kelahiran dan kematiannya tidaklah pasti: sebagian besar
sejarawan dari awal abad ke 20 memperkirakan kehidupannya antara tahun
563 SM sampai 483 SM; baru-baru ini, pada suatu simposium para ahli akan
masalah ini sebagian besar dari ilmuwan yang menjelaskan pendapat
memperkirakan tanggal berkisar antara 20 tahun antara tahun 400 SM untuk
waktu meninggal dunianya, sedangkan yang lain menyokong perkiraan
tanggal yang lebih awal atau waktu setelahnya.
5. Konfusius
Konfusius atau dikenal juga Kong Hu Cu, kadang-kadang sering hanya disebut Kongcu
(551 SM – 479 SM) adalah seorang guru / orang bijak yang terkenal dan
juga filsuf sosial Tiongkok. Filsafahnya mengutamakan moralitas pribadi
dan pemerintahan, dan menjadi populer karena asasnya yang kuat pada
sifat-sifat tradisonal Tionghoa. Oleh para pemeluk agama Kong Hu Cu, ia
diakui sebagai nabi.
Pengaruh Kong Hu Cu pada peradaban Tiongkok tidak boleh dianggap
enteng; ajarannya telah meluas ke Jepang, Korea dan Vietnam, khususnya
melalui Konfusianisme, doktrin yang dikembangkan murid-muridnya dan para
komentator. Buku Analek merupakan sebuah karya singkat yang
berisi diskusi dan pembicaraannya dengan murid-muridnya. Ia disusun
setelah dia meninggal dan berisi inti-inti ajarannya.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar