Beberapa hewan yang tergolong langka serta terancam punah membuat spesies semakin sedikit jumlahnya. Hewan-hewan tersebut pun merasa kesepian dalam menjalani kehidupannya.
Menjadi hewan yang tergolong langka serta terancam punah bukanlah pastilah bukan menjadi keinginan hewan-hewan ini. Habitat hewan-hewan di alam liar yang semakin sempit, bahkan terancam hilangyang di sebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia yang merampasnya untuk dijadikan lahan komersial dan industri demi kepentingan pribadi.Situasi seperti ini sangat mengancam keberlangsungan hidup spesies-spesies yang hidup di dalamnya. tidak sedikit juga dari beberapa jenis hewan yang mati satu demi satu sehingga jumlahnya semakin menurun, Hal tersebut membuat hewan-hewan tersebut tergolong dalam hewan langka yang terancam punah.
Seperti manusia, jika hidup sendiri tanpa adanya teman membuat hewan akan merasa kesepian dan terisolasi. Ada beberapa hewan yang tinggal serta hidup sendiri di suatu habitat dan belum sempat menghasilkan keturunan. Hal ini membuat hewan-hewan tersebut merasa kesepian serta tergolong sebagai hewan langka. Beberapa hewan yang mengalami kesepian dalmam menjalani kehidupan diantaranya adalah:
- Macan Tutul
Macan Tutul adalah hewan penyendiri, yang saling menghindari satu sama lain. Hewan ini sangat aktif pada malam hari, Macan tutul memiliki ukuran yang besar, dengan panjang tubuh antara satu sampai dua meter. Hewan ini pada umumnya memiliki bulu berwarna kuning kecoklatan dengan bintik-bintik berwarna hitam. Macan tutul mempunyai kulit yang tutul-tutul, sehingga menarik pemburu ilegal untuk membunuh serta mengambil kulitnya kemudian dijual dengan harga yang sangat tinggi.
- Gorila Gunung
Gorila jenis ini memiliki habitat atau hidup di pegunungan. Keberadaan hewan ini sangat memprihatinkan karena tempat habitat mereka di alam bebas telah di pergunakan oleh orang-orang jahil yang mengikis tempat hidup hewan ini untuk kepentingan pribadi. Karena hewan-hewan ini telah kehilangan habitat mereka. Mereka terpaksa untuk mencari serta harus beradaptasi di lingkungan yang baru. Hal ini mengakibatkan banyak dari hewan ini yang mati. hal ini membuat hewan ini tergolong hewan yang langka.
- Lumba-lumba vaquita
Lumba-lumba vaquita adalah spesies terkecil dari lumba-lumba. Lumba-lumba ini hanya dapat di temukan di ujung utara teluk California. Lumba-lumba ini memiliki bentuk porpoise yang sangat klasik . Yang membedakan spesies ini dengan spesies yang lain adalah lingkaran hitam sekitar mata, tambalan di bibir, serta garis abu-abu yang memanjang dari sirip punggung sampai mulut. Lumba-lumba jenis ini memiliki panjang mencapai 1,5m serta memiliki berat antara 40-55kg. Lumba-lumba jenis ini terancam punah karena terjerat jaring nelayan serta penceraman limbah yang dilakukan oleh pembuangan limbah-limbah pabrik ke pesisir.
- Badak Jawa
Badak jawa adalah badak terkecil di dunia. Badak ini juga sering di sebut badak bercula satu. Badak ini hidup di Taman Nasional Ujung Kulon. Populasi badak ini 40-50 ekor badak. Penurunan populasi badak ini di sebabkan karena perburuan untuk di ambil culanya.
- Penyu
Penyu adalah salah satu hewan yang telah hidup ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu. Penyu merupakan salah satu hewan yang memiliki siklus hidup atau umur yang panjang. Populasi penyu semakin menurun di sebabkan karena orang-orang memburu penyu karena penyu memiliki tempurung yang dapat di jadikan cindera mata atau daging yang dapat di jadikan makanan serta obat.
- Gajah Asia
Gajah Asia hidup tersebar di Asia Tenggara. Gajah Asia adalah salah satu hewan yang memiliki umur panjang, dengan usia tertua yang diketahui mencapai 86 tahun. Gajah Asia menghuni kawasan padang rumput, hutan hijau tropis, Gajah Asia terancam karena habitat karena terus berkurang dan perburuan liar. populasi gajah di alam liar tersisa antara 41,410 sampai 52,345. Penurunan populasi gajah ini di sebabkan karena penebangan hutan secara besar-besaran sehingga membuat gajah-gajah ini masuk di perkampungan sehingga banyak di bunuh atau di racun.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar