Mendengar kata penyiksaan sadis pastinya yang ada di pikiran kita adalah
sesuatu hal yang sudah pasti mengerikan dan menakutkan. Kata penyiksaan sendiri
dapat di artikan sebagai semua hal yang dapat menyakiti kita, baik menyakiti
badan, pikiran ataupun perasaan kita yang di lakukan oleh orang lain dengan
tujuan untuk mendapatkan sesuatu ataupun hanya untuk memuaskan jiwanya dengan
menyiksa orang lain atau bisa juga dengan menyakiti dirinya sendiri.
Segala hal yang dilakukan untuk menyiksa orang lain dapat juga di sebut
kriminal dan dapat di laporkan pada pihak berwajib. Dinegara-negara di belahan
dunia melakukan penyiksaan sadis dapat di kenai hukuman, sekalipun melakukan
penyiksaan terhadap binatang karena sudah ada peraturan ataupun perundangan
terhadap perlindungan hewan.Jadi tidak hanya penyiksaan terhadap manusia saja
yang dapat di pidanakan tetapi menyiksa hewan juga ada hukumnya.
Cara-cara melakukan penyiksaan sadis yang sangat kejam di antaranya yaitu:
A.
Menyerang bagian panca indra
tertentu,yang sering kita dengar yaitu menyerang indra penglihatan kita. Dengan
melakukan itu seorang yang melakukan penyiksaan berfikir bahwa orang yang di
siksa tidak akan melihat atau mengingat wajahnya. Atau pun dengan merusak
pendengarannya dengan tujuan agar orang yang di siksa tidak mudah melakukan
komunikasi dengan orang lain untuk menceritakan tentang apa yang telah dia
alami.
B.
Strappado yaitu suatu cara penyiksaan sadis yang di lakukan dengan cara
mengantung orang yang akan di siksa.Cara penyiksaan seperti ini masih sering di
gunakan hingga jaman sekarang. Penyiksaan semacam ini juga terjadi di
Palestina, oleh sebab itu biasa di sebut penyiksaan ala Palestina.Penyiksaan
seperti ini tidak hanya terjadi di Palestina saja, di Indonesia pun juga banyak
terjadi.Di Palestina orang yang akan di siksa terlebih dahulu tangannya di
tarik di belakang kemudian di ikat dan di gantung di atas tiang yang tinggi
hingga menggantung.Sedangkan di Indonesia yang di tali adalah lehernya ke atas
tiang ataupun pohon yang lebih tinggi sehingga terlihat menggantung. Cara
penyiksaan seperti ini dilakukan untuk menyiksa dan menghilangkan nyawa obyek
yang di siksa.
C.
Mengambil waktu istirahat. Penyiksaan semacam ini biasanya lebih
menyeramkan, karena penyiksaan dilakukan secara perlahan sehingga akan
menyakiti secara perlahan-lahan. Cara penyiksaan seprti ini biasanya di lakukan
dengan cara posisi obyek yang di siksa pada posisi vertikal, sehingga apabila
obyekn penyiksaan tersebut mengalami lelah fisik dan akhirnya mengantuk, maka
penyiksa akan mengganggunya dengan berbagai macam cara di antaranya dengan
menggelitikisampai obyek tersebut tertawa dan mengalami kram pada tubuhnya.
atau pun bisa juga dengan mengejutkan obyek tersebut dan menyorot wajahnta
dengan sinar lampu agar tidak mengantuk lagi.Manusia pada dasarnya sangat
membutuhkan istirahat agar dapat emnjaga daya tahan tubuh serta untuk menjaga
kesehatan agar terhindar dari penyakit.Istirahat bisa di lakukan dengan
berbagai cara, diantaranya dengan tidur. Tidur adalah hal pokok yang di
butuhkan manusia selain hal pokok yang utama yaitu makan. Dengan tidur maka
seseorang akan merasa nyaman, aman,damai, sejahtera dan tenang. Akan tetapi
ketika seseorang tidak di perbolehkan untuk tidur maka dia akan kehilangan akal
sehatnya,karena dia tidak dapat berfikir dengan baik.Walaupun penyiksaan
semacam ini terlihat tidak begitu menakutkan akan tetapi penyiksaan semacam ini
sungguh sangat menyiksa obyek yg di siksa karena penyiksaan di lakukan secara
perlahan-lahan.Sebagai contohnya yaitu mantan perdana menteri Israel yaitu
Manachem Begin di depan para tahanan yang sedang di mintai informasinya,
penglihatannya mulai samar-samar, jiwanya merasa kelelahan serta letih yang
tidak terkira, kaki yang dudah tidak bertenaga hingga sulit untuk berdiri,
sehingga dia hanya mempunyai satu keinginan yaitu dia ingin tidur.rasa lapar
serta haus yang di rasakan tidaklah menyiksanya di bandingkan dengan rasa
kantuk yang begitu beratlah yang teramat menyiksanya.
D.
penyiksaan dilakukan dengan dingin atau panas yang berlebihan.Panas atau
dingin yang berlebihan sangatlah tidak nyaman buat kita. Apabila panas ataupun
dingin di berikan pada orang yang di siksa yang telah merasa sangat tegang dan
stres berat, dapat juga menjadikan penyiksaan yang mengerikan dan menakutkan
bagi orang yang di siksa. Misalnya orang yang di siksa dilepaskan pakainnya
kemudian ditaruh di suatu ruangan khusus dan orang yang di siksa tangan serta
kakinya di ikat kemudian di baringkan di atas balok es yang sangat dingin
selama beberapa jam sehingga seluruh tulang rusuk atau pun sendi-sendinya
serasa beku dan peredaran darah yang tidak dapat beredar secara lancar betapa
sangatlah tersiksa orang tersebut. Atau dengan cara di bakar hidup-hidup. Cara
penyiksaan seperti ini memang terdengat sangatlah mengerikan seolah-olah tidak
punya nurani.Cara seperti ini masih ada hingga sekarang
E.
Pelecehan seksual.penyiksaan seperti ini masih banyak kita temukan atau
kita dengar. Penyiksaan semacam ini yang sering di rugikan adalah kaum wanita.
Misalnya penyiksaan dengan cara pemerkosaan, yaitu melakukan hubungan seks
dengan cara di paksa ataupun hanya salah satu pihak saja yang
menginginkannya.Hal semacam itu dapat di kategorikan sebagai pelecehan seksual
yang di lakukan dengan cara penyiksaan.Karena berdampak pada beberapa luka baik
fisik ataupun psikologis orang yang di perkosa
F.
Waterboarding merupakan teknik penyiksaan yang modern. Teknik semacam
ini sering di pakai padaTeknik Interogasi Modern oleh CIA. Meskipun teknik semacam
ini di larang di gunakan lagi. Teknik semacam ini di lakukan dengan cara
menarik tangan kebelakang dan meletakkan di belakang punggung kemudian
mengikatnya serta kepala dalam keadaan tertunduk kebawah dan di tutup dungan
kain penutup kepala. Kemudian menyiram air dalam jumlah banyak ke kepala orang
yang di siksa sehingga akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang begitu hebat
pada kepala, otak dan bagian lainnya di sekitar kepalanya.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar